Agen Poker BandarQ Online ituPoker
Agen Poker BandarQ Online ituPoker
Bandar Poker Sakong BandarQ Online
Forums  

Go Back   Forums > Kawasan Dewasa > Cerita Panas > Tukar Pasangan

Notices

free chip TEMBAK IKAN Live Casino Sbobet Online Judi Poker Domino 99 ituQQ Situs Sbobet Online Oppabet.com

Reply
 
Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 03-24-2015, 07:17 PM
eno eno is offline
Senior Member
 
Join Date: Mar 2015
Posts: 1,015
eno is on a distinguished road
Default Ternyata 3some plus swing itu enak ya…he..he..he

Baru seminggu yang lalu aku dan isteri melakukan 3some untuk yang pertama kalinya dengan salah seorang rekan cowok di forum ini, e…e…e…2 hari setelah itu aku pun mendapat PM dari rekan disini yang kebetulan satu kota dengan ku. Isinya adalah mengajak ku untuk swing. Tentu saja ku sambut tawaran itu. Maklum sebenarnya swinglah yang aku ingin kan untuk pertama kalinya. Namun ada yang harus kami lakukan sebelum melaksanakan swing, yakni mengatur strategi untuk mengajak Ida (nama isteri rekan ini). Sebab Ida tidak pernah melakukan 3some ataupun swing. Nah lo…! Ada PR untuk aku. Sedangkan dari isteri ku, aku sangat yakin bahwa isteri ku akan bersedia, meski aku tahu bakalan ada syaratnya yakni lawan “main” nya adalah yang sesuai dengan selera isteri ku. I am The lucky man. Dibalik kecantikan wajahnya dan kemolekan tubuhnya, tersimpan segudang hasrat untuk melakukan variasi sex yang luar biasa. Yah…tentu saja semuanya berkat kegigihan ku untuk membujuknya meski butuh waktu 1 tahun lebih .

Strategi pun kami dapatkan setelah bermusyawarah ( Emangnya cuman anggota dewan aja yang bermusyawarah antara aku, isteri ku dan rekan ini. Isteri ku nakal juga ya. Awas gak boleh ngeledek

Tepat pada waktu yang telah dijanjikan, mobil yang kami tumpangi pun berjalan di tengah keramaian kota pada malam hari. Tujuan pertama adalah menitipkan kedua orang anak kami sama eyangnya. ( Itulah gunanya eyang, Selanjutnya kami berempat menuju sebuah hotel bintang 3. Bukan check in lo, tapi ke ruangan karaoke. Kalau langsung check in, ntar skenarionya jadi buyar. Dengan sabarnya, operator mengajarkan kepada kami bagaimana cara menyetel lagu2. Selesai ! Operator pun keluar dari ruangan. Minuman pun sudah tersedia. Gak ada alkohol-an, maklum kami orang baik-baik. Aksi pun kami jalankan.

Usai menyanyikan 2 buah lagu, aku mulai aksi ku dengan mencium kening isteri ku tercinta di depan rekan ini dan Ida isteri nya. Sejurus kemudian ciuman ku turun ke pipi. Ciuman berikutnya mendarat di bibir isteri ku. Kami pun saling melumat, saling jilat, saling raba. Tapi gak bisa lebih, sebab isteri ku lagi datang bulan. Terdengar desahan isteri ku disela-sela suara musik. Kayaknya isteri ku sengaja mengeraskan desahannya agar Ida jadi ikutan terangsang. Benar saja, beberapa menit kemudian rekan ini terlihat sudah melumat bibir isteri tercintanya. Rencana pertama berjalan dengan mulus.

Selanjutnya rekan ini mengajak isteri ku untuk berdansa berdua di depan layar meski aliran musiknya adalah musik Pop. Dicocok-cocok kan aja gitu. Rekan ini memeluk isteri ku dengan hangatnya. Begitu juga isteri ku turut memeluk rekan ini. Sesekali pipi mereka bersentuhan cukup lama. Terkadang hidung mereka yang bersentuhan. Entah apa yang ada di fikiran mereka. Meski remang-remang, tapi terlihat mereka saling bertatapan. Sementara aku dan Ida hanya duduk di sofa memperhatikan mereka berdua. Meski ragu-ragu aku pun mencoba duduk agak lebih dekat dengan Ida dan mengajak nya ngobrol. Jujur saja, aku belum berani untuk menyentuhnya.

Setelah beberapa lama kami ngobrol, pandangan ku pun beralih ke isteri ku tercinta. Woouww…!!!! Ternyata isteri ku sudah menanggalkan baju kaos seksi nya. Aku kehilangan momen untuk menyaksikan saat-saat isteri ku melepaskan bajunya dihadapan laki-laki lain. Padahal itulah momen yang paling aku nantikan. Karena birahi ku bisa bangkit dibuatnya. Tapi ya sudah, mau bilang apa lagi. Sekarang Isteri ku hanya mengenakan bra warna hitam dan celana jeans ketatnya saja. Isteri ku yang tidak berperut dengan pantat yang indah serta kulitnya yang lembut tampak begitu mempesona. Terlebih lagi melihat ia sedang dalam pelukan laki-laki lain sambil berdiri. Aku jadi terangsang juga melihatnya. Ku ajak Ida untuk ikut berdansa. Syukur ia mau. Ku peluk Ida erat-erat. Ku coba melepaskan bajunya. Lagi-lagi ia tidak keberatan. Kini ia sudah sama dengan isteri ku, tidak memakai baju. Ku alihkan pandangan ku ke isteri ku. Ya ampun, aku kehilangan satu momen lagi. Ternyata isteri ku sudah melepas bra nya pula. Siapakah yang melepaskannya, isteri ku sendiri, atau lelaki yang memeluknya ? Mereka masih tetap berpelukan sambil berdansa. Sesekali lelaki ini meremas-remas payudara isteri ku bahkan menjilatinya. Isteri ku tampak menggelinyang menahan rasa nikmat yang timbul pada dirinya.

Aku tidak mau ketinggalan, kini aku sudah berani melepaskan bra Ida. Click…satu petikan saja bra hitam itu pun berhasil aku lepaskan. Mulai ku remas-remas sepasang payudara milik Ida. Ku putar-putar puttingnya, sesekali ku jilat. Sejurus kemudian aku telah melumat bibir Ida. Ku mainkan lidah ku didalam rongga mulut isteri orang. Meski tidak mendesah, ia tetap membalas lumatan ku. Lidah kami saling beradu hingga menimbulkan getaran-getaran yang penuh nikmat.

Tiba-tiba rekan ini melepaskan pelukannya dari isteri ku untuk selanjutnya melayani isterinya sendiri. Tentu saja aku mundur dan beralih memeluk isteri ku sendiri. Bibir kami pun saling melumat. Tangan isteri ku mulai meremas-remas batang kemaluanku yang sudah mengeras dari luar celana ku. Ku bimbing isteri ku tercinta untuk melayani ku di atas sofa. Dengan cekatan isteri ku mulai melepaskan satu persatu semua pakaian yang aku kenakan. Aku duduk diatas sofa, sedang istri ku mengambil posisi jongkok di lantai dan siap untuk mengulum k****l ku. Slurrppp…..! k****l ku kini sudah berada didalam mulut isteri ku. Dengan nakalnya ia mulai menggerakkan kepalanya turun naik. Tentu saja aku merasakan kenikmatan yang luar biasa. Terkadang isteri ku menjilat-jilat batang kemaluanku hingga ke pangkalnya seperti sedang menjilat es krim. Ditempelkannya bibirnya ke kepala k****l ku, sejenak kemudian tangan kanannya mengocok-ngocok k****l ku seakan-akan meminta aku untuk menumpahkan air mani ku di mulutnya. Sedangkan tangan kirinya memainkan putting susu ku. Woww…nikmatnya luar biasa.

Beralih ke rekan ini. Mereka telah berada di atas sofa. Sang isteri duduk diatas sofa, sementara sang suami jongkok tepat menghadap memek isteri nya. Dengan leluasanya ia mulai menyantap “hidangan” yang disajikan isterinya. Sang isteri tampak menikmati setiap sentuhan yang diciptakan oleh suaminya. Puas melakukan oral, tanpa dikomandoi, Ida pun mengambil posisi menyandar di sofa dan membuka lebar-lebar kedua pahanya sebagai tanda mempersilahkan “masuk”. Blesss…dalam sekejap saja k****l lelaki ini telah berada didalam lubang kenikmatan isteri nya. Sementara aku hanya bisa puas dengan kuluman isteri ku saja sambil meremas-remas payudara isteri ku. Maklum, lagi datang bulan. He..he. Meski demikian aku tetap bisa merasakan kenikmatan yang diberikan isteri ku. Benar-benar hebat isteri ku. Rekan ini mulai memompa tubuh isteri nya. Cepat sekali gerakannya, maklum sudah 20 tahun menikah. Jadi sudah hafal diluar kepala. Hua..hua..hua. Sesekali isterinya menjerit karena merasa nikmat.

Aku ganti posisi. Aku duduk diatas sandaran sofa. Isteri ku ikut naik dan duduk diatas sofa. Kembali ia mengulum batang kemaluan ku seakan-akan tidak mau dilepaskan. Diluar dugaanku, Ida yang lagi menerima kenikmatan dari suaminya, mulai meremas-remas putting susu ku. Oohh…kini aku sedang dilayani oleh 2 orang perempuan sekaligus. Melihat hal ini, isteri ku lantas meremas-remas putting susu Ida. Kini kami “main” segi empat. Benar-benar fantastis sekali. Ganti posisi lagi. Kali ini Ida yang menjilat dan menyedot k****l ku. Sesekali di kocoknya. Sementara isteri ku “melayani” rekan ini. Tampak isteri ku menjilat putting susu rekan ini, sementara tangan kanan isteri ku mengocok-ngocok k***l lelaki ini. Benar-benar luar biasa. Erangan pun keluar silih berganti. Kami berempat benar-benar mempraketk seks liar kami. Kami bercumbu bagaikan binatang.

Ganti posisi lagi. Ida mengambil posisi tidur di sofa, sedang kan aku dan isteri berdiri. Selanjutnya Ida menyedot k*****l ku dan terkadang diputar-putarnya telapak tangannya pada k****l ku. Sementara isteri ku melumat-lumat putting susu ku serta bibirku. Rekan ini hanya menyaksikan permainan kami bertiga sambil mengelus-elus batang kemaluannya. Sesekali ia menjilati putting susu isteri ku. Wow…bukan main. Tampaknya ia sudah tidak tahan lagi. Dengan gerakan cepat lelaki ini pun segera kembali mengeksekusi isteri nya sendiri. Plok…plok…plok…terdengar suara dari memek isteri nya. Tidak puas dengan aksi begini, mulai timbul nafsu gilaku. Ku pindahkan tangan isteri ku ke payudara Ida dan ku minta isteri ku untuk meremasnya. Sementara aku dan isteri ku terus saling melumat. Kini isteri ku melayani aku dan Ida. Dibawah sana, Ida sibuk melayani k***l ku. Benar-benar gila!! Lelaki ini pun tidak mau ketinggalan. Sembari menggenjot isteri nya sendiri, ia pun meremas-remas payudara isteri ku. Uenak tenan…!

Akhirnya rekan ini sudah tidak bisa lagi membendung cairan kental yang ingin keluar dari k****l nya. Croott…croott..ia pun segera memuntahkan cairan nikmatnya kedalam liang kenikmatan milik isterinya. “Ooogghh…!!! “ Erangnya panjang. Gugur satu, tinggal tiga orang lagi. Aku sendiri masih belum merasakan tanda-tanda hendak keluar. Masih lama lagi kayaknya. Karena tinggal bertiga, kini akulah yang jadi pemimpinnya. Ku minta isteri ku untuk menghentikan aktifitasnya terhadap tubuhku untuk selanjutnya ku alihkan ke tubuh Ida. Meski keberatan, isteri ku tetap melakukannya. Kini isteri ku hanya melayani Ida. Diremas-remasnya payudara Ida, sesekali dimainkannya lidahnya tepat di putting susu Ida sebagaimana ia memainkan lidahnya pada putting susu ku. Aku merasakan sensasi yang lain. Isteri ku dan Ida telah mengambil peran menjadi lesbian. Sembari mengulum k***l ku, ternyata Ida membalas dengan meremas-remas payudara isteri ku. Kini mereka berdua saling meremas. Isteri ku mulai mengeluarkan erangannya begitu juga Ida.

Isteri ku yang sejak tadi dalam posisi menunduk ketika menjilati putting Ida, ku minta ia untuk berbaring diatas tubuh Ida. Meski enggan, akhirnya demi aku suaminya, ia melakukannya juga. Kini isteri ku telah menindih tubuh Ida yang tidak berbusana. Sedangkan isteri ku sendiri hanya mengenakan celana jeans ketat saja. Kembali isteri ku melumat-lumat dan meremas payudara Ida. Asyik sekali ia melakukannya. Sesekali isteri ku mendengak ke atas sambil mengeluarkan erangannya lalu kemudian melanjutkan aksinya menjilat payudara Ida. Tubuh Ida tampak menggelinyang dibuatnya. Masih kurang puas, ku minta Ida untuk turut menjilati putting susu isteri ku. Akhirnya mereka pun saling menjilat. Benar-benar pemandangan yang tidak pernah aku lihat secara nyata sebelumnya.

Ternyata tidak enak menikmati permainan lesbian mereka ini dari dekat. Aku pindah duduk di kursi seberang mereka sambil mengocok kemaluanku sendiri. Dari sini aku bisa memandang seluruh tubuh mereka serta seluruh gerakan mereka. Olala ternyata isteri ku tidak hanya meremas dan menjilati payudara Ida saja, tetapi pantatnya tampak turun naik tepat di selangkangan Ida. Ia seperti sedang menggenjot tubuh Ida. Ida sendiri tampak menggoyangkan selangkangannya ke atas dan ke bawah membalas enjotan isteri ku. Andai saja isteri ku sedang tidak berbusana, tentu pemandangan seperti ini akan lebih seru lagi. Dan tentu saja vagina mereka berdua akan bersentuhan. Wow…benar-benar liar. Aku suka yang begini. Sebuah fantasi yang gila namun nikmat.

Kini aku benar-benar tidak tahan lagi. Rasanya ingin secepatnya memuntahkan cairan mani ku. Tapi sebelum ini terjadi, aku ingin melihat permainan yang lebih gila lagi. Aku ingin melihat mereka berciuman. Isteri ku dan Ida tampak ragu-ragu melakukannya. Tapi akhirnya aku berhasil membujuk mereka. Perlahan bibir isteri ku pun bersentuhan dengan bibir Ida. Pertama-tama bibir mereka hanya saling menempel saja dalam keadaan terkatup tanpa ada gerakan lain. Tapi sedikit demi sedikit bibir mereka saling terkuak juga hingga akhirnya mereka berciuman. Benar-benar edan ! Tapi sensasi yang ditimbulkan begitu dahsyat. Kini gerakan ciuman mereka semakin cepat, seperti halnya mereka berciuman dengan suami masing-masing. Sesekali mereka terlihat saling melumat meski tidak sehangat melumat suami sendiri. Tapi bagi ku itu sudah cukup. Ku minta terus mereka agar saling melumat, sementara kocokan tangan ku pada k***l ku semakin ku percepat. Aku memang tidak mau mengeksekusi Ida, karena aku tidak membawa kondom. Lupa membawanya. Ha..ha..ha

Kita lanjutkan dengan kocokan ku. Semakin lama kocokan ku semakin bertambah cepat hingga akhirnya aku tidak bisa lagi membendung air mani yang ingin keluar dari k****l ku. Crot…crott…crroott…“Ooogghhhhh …..!!!!! “ Aku melenguh panjang.

Aku baru saja memuntah air mani ku diatas tubuh ku sendiri. Badan ku terasa bergetar hebat, kejang-kejang. Nikmatnya luar biasa sekali. Kemudian tubuhku mulai lemas dan tidak berdaya. Melihat ku tergeletak pasrah tidak berdaya, akhirnya kedua wanita ini berinisiatif untuk mengambil kertas tissue dan membersihkan cairan sperma yang meleleh diatas perut ku.

Jam telah menunjukan pukul 22.20 WIB. Aku harus pulang tuk menjemput kedua anak ku.
Reply With Quote
Reply

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 07:46 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.11
Copyright ©2000 - 2019, vBulletin Solutions Inc.